Usai apel, suasana semakin menarik ketika tim gabungan memperagakan simulasi pemadaman kebakaran lahan.
Dalam simulasi tersebut diperlihatkan kecepatan koordinasi petugas saat menerima laporan titik api, melakukan lokalisasi area terbakar, hingga proses pemadaman secara terpadu.
Aksi simulasi itu menjadi bukti kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutlabun selama musim kemarau.
BACA JUGA:Camat Banyuasin III Hadiri Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1448 H, Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan
BACA JUGA:Portugal Ditahan RD Kongo, Persaingan Grup K Piala Dunia 2026 Langsung Memanas
Kehadiran berbagai instansi dalam satu komando juga menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana asap.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Banyuasin mengirim pesan kuat bahwa upaya pencegahan Karhutlabun bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Dengan sinergi dan kewaspadaan bersama, Banyuasin optimistis dapat mewujudkan target Bebas Asap 2026 dan menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.