Jalan Lubuk Rengas Rusak Parah, Warga Berharap Perhatian Pemerintah

Minggu 23 Feb 2025 - 10:00 WIB
Reporter : Rooney
Editor : Zaironi

KORANHARIANBANYUASIN.ID - Kerusakan parah pada jalan penghubung Talang Kebang – Lubuk Rengas semakin memprihatinkan. Warga setempat berharap besar kepada Bupati Banyuasin Askolani dan Wakil Bupati Netta Indian yang baru dilantik untuk segera mengambil tindakan.

 Kondisi jalan yang rusak telah menyulitkan aktivitas masyarakat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Jalan yang sudah puluhan tahun mengalami kerusakan ini menjadi momok bagi warga sekitar. Selain menyulitkan akses transportasi, kendaraan yang melintas di jalur ini sering mengalami kerusakan akibat jalan yang berlubang dan penuh dengan genangan air saat hujan turun. Tidak sedikit pengendara yang mengalami kecelakaan akibat jalan yang licin dan berlubang.

BACA JUGA:Lapas Kelas IIA Banyuasin Salurkan Bantuan Sosial untuk Keluarga Warga Binaan

Armin, salah satu warga Lubuk Rengas, membenarkan bahwa kondisi jalan memang semakin parah dan membahayakan pengendara, terutama pengguna sepeda motor. 

“Sudah banyak kejadian motor tergelincir karena jalan licin dan berlubang. Kami berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi jalan ini, karena ini satu-satunya akses utama bagi masyarakat,” ujar Armin. 

Warga lainnya juga mengungkapkan keluhannya terhadap kondisi jalan yang sudah bertahun-tahun tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah. 

BACA JUGA:Perjalanan Karier Politik H. Ledy Risdianto: Dari Kepala Desa Hingga Wakil Ketua III DPRD Banyuasin

“Kami sudah lelah mengajukan permohonan perbaikan jalan ini, tetapi hingga saat ini belum ada tindakan nyata. Semoga dengan kepemimpinan yang baru, ada harapan bagi kami untuk mendapatkan infrastruktur yang lebih baik,” ungkap Elmi. 

Kondisi jalan yang rusak ini berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Selain memperlambat mobilitas warga, kondisi jalan yang buruk juga berdampak pada perekonomian setempat. Pasokan hasil pertanian dan perkebunan sering terhambat karena sulitnya akses transportasi.

 “Kami para petani sangat bergantung pada jalan ini untuk mengangkut hasil panen. Jika jalannya rusak, otomatis harga jual hasil pertanian bisa turun karena biaya transportasi naik,” tambah warga lainnya Anton. 

BACA JUGA:Bupati Toha Ikuti Retret di Magelang, Wabup Rohman Langsung Ngantor ke Pemda

Harapan besar kini tertuju kepada Bupati Banyuasin Askolani dan Wakil Bupati Netta Indian untuk segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki jalan tersebut. 

Warga berharap adanya program perbaikan jalan yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi benar-benar memberikan solusi jangka panjang agar kerusakan tidak terus berulang.

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan survei dan menindaklanjuti keluhan warga. Dengan kondisi jalan yang semakin memburuk, perhatian dan aksi cepat pemerintah sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

Tags :
Kategori :

Terkait