Jelang Lebaran, Gubernur Sumsel Stakeholder Jaga Keamanan dan Kenyamanan Pemudik

Gubernur Herman Deru saat menghadiri Rakor lintas sektoral operasi Ketupat Musi 2025, di Mapolda Sumsel, Jumat 21 Maret 2025.--Foto humaspemprovsumsel

KORANHARIANBANYUASIN.ID - Gubernur Sumsel Herman Deru mengajak aparat keamanan dan stakeholder terkait lainnya untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah menjelang hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Utamanya dengan memberikan rasa keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman berkumpul bersama keluarga. 

Terlebih lagi berdasarkan data survei diperkirakan 52 persen penduduk Indonesia akan melaksanakan mudik.

BACA JUGA:Herman Deru Jamin Ketersediaan Bahan Pokok di Sumsel Aman Jelang Lebaran

BACA JUGA:Pemprov Sumsel Back Up Dana PSU Kabupaten Empat Lawang, Segini Besaran Anggarannya!

"Untuk itu mari kita terus berkoordinasi dalam mewujudkan keamanan dan kenyamanan para pemudik. Ini tanggung jawab kita bersama, baik nanti arus mudik maupun arus balik. Sesuai tagline Polri, "Mudik Aman, Keluarga Nyaman,” tegas Gubernur Herman Deru saat menghadiri Rakor lintas sektoral operasi Ketupat Musi 2025, di Mapolda Sumsel, Jumat 21 Maret 2025.

Menanggapi paparan beberapa pihak terkait dalam rakor tersebut, Gubernur Herman Deru  mengusulkan di area blank spot seperti jalur alternatif penghubung Kabupaten Pali-Musi Rawas ditempatkan petugas dengan memberdayakan senkom karena para pengguna jalan sering tersesat akibat hilangnya sinyal telepon.

“Dia juga berpesan agar tagline mudik 2025 berjalan baik, maka supaya rumah yang ditinggal para pemudik tetap aman, Polri/TNI dapat  mengaktifkan babinsa,” tambahnya.

BACA JUGA:Irup Gelar Pasukan Ketupat Musi 2025, Gubernur Sumsel: Sinergi Wujudkan Keamanan

BACA JUGA:Pasar Murah Gelaran Pemprov Sumsel di Monpera Diserbu Masyarakat

Mengantisipasi adanya awak angkutan yang kehabisan bekal di perjalanan selama musim musik 2025 ini, Gubernur Herman Deru juga memerintahkan petugas jaga di pos-pos jaga untuk berkoordinasi dengan Pemda setempat.

"Bagi sopir yang kehabisan uang jalan, ini perlu improvisasi agar di setiap post ada bantuan untuk musafir yang tersesat atau kehabisan ongkos. Bisa kita koordinasikan dengan para kepala daerah", ujarnya.

Tak hanya itu, Gubernur Herman Deru juga berupaya menyikapi pemudik yang menggunakan moda transportasi air  speed boat yang tidak laik jalan. 

BACA JUGA:Bupati Askolani Launching Program Optimalisasi Rumah Sehat dan Produktif

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan