Tampon vs. Menstrual Cup: Kelebihan, Kekurangan, dan Keamanan Penggunaannya

--Foto freepik
BACA JUGA:Jangan Anggap Sepele! 7 Masalah Menstruasi yang Bisa Jadi Tanda Penyakit
Biasanya berbentuk silinder kecil dengan atau tanpa aplikator plastik atau karton untuk membantu pemasangan.
2. Cara Penggunaan
Menstrual Cup: Dimasukkan ke dalam vagina dengan cara dilipat terlebih dahulu.
Setelah masuk, cup akan terbuka dan menempel pada dinding vagina untuk menampung darah menstruasi.
Cup harus dikosongkan setiap 6-12 jam, tergantung pada banyaknya darah yang keluar.
Setelah dikosongkan, cup dicuci dan bisa digunakan kembali.
Tampon: Dimasukkan ke dalam vagina menggunakan jari atau aplikator.
Tampon akan menyerap darah menstruasi langsung dari dalam vagina.
Biasanya harus diganti setiap 4-8 jam untuk menghindari risiko infeksi.
3. Kenyamanan dan Keamanan
Menstrual Cup: Jika dipasang dengan benar, menstrual cup tidak terasa di dalam tubuh.
Karena berbahan silikon, cup tidak menyerap cairan vagina sehingga tidak menyebabkan kekeringan.
Namun, penggunaan awal bisa terasa sulit bagi sebagian orang karena perlu belajar cara memasangnya dengan benar.
Tampon: Tampon juga tidak terasa jika dipasang dengan benar.