Lalu Lintas Padat Merayap di Jalintim Air Batu hingga Tanah Kas Talang Kelapa, Kendaraan Tetap Bergerak Perlah

Lalu Lintas Padat Merayap di Jalintim Air Batu hingga Tanah Kas Talang Kelapa, Kendaraan Tetap Bergerak Perlahan--

KORANHARIANBANYUASIN.ID - Kepadatan arus lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Banyuasin, tepatnya dari wilayah Air Batu hingga Tanah Kas, Kecamatan Talang Kelapa, Sabtu (5/4/2025). 

Kendaraan tampak padat merayap, namun tetap bisa berjalan perlahan meski sesekali harus berhenti akibat antrean panjang.

Sejak pagi hari, antrean kendaraan mulai terbentuk, terutama dari arah Palembang menuju Betung. 

BACA JUGA:Pendidikan Vokasi Gratis Diberikan SMK Setianegara

Pantauan di lapangan sekitar pukul 07.00 WIB menunjukkan volume kendaraan meningkat tajam, didominasi truk angkutan barang, kendaraan pribadi, hingga sepeda motor.

Meski mengalami kemacetan cukup panjang, kondisi lalu lintas masih bisa dikendalikan. Kendaraan tidak sepenuhnya berhenti, namun bergerak sangat lambat dengan kecepatan rata-rata hanya 10-15 kilometer per jam.

“Saya dari Air Batu mau ke Talang Kelapa, biasanya 20 menit, ini sudah hampir satu jam baru sampai Tanah Kas. Tapi untungnya kendaraan tetap jalan, meski pelan sekali,” ujar Joko (45), pengemudi mobil pick-up yang ditemui di tengah antrean.

Beberapa penyebab kemacetan teridentifikasi di lokasi. Selain karena tingginya volume kendaraan, aktivitas keluar-masuk truk-truk besar dari kawasan industri sekitar Jalintim turut memperlambat pergerakan. Tak hanya itu, kondisi jalan yang berlubang di beberapa titik menambah beban pengendara yang harus lebih waspada dan melambatkan laju kendaraan.

“Banyak kendaraan berat keluar masuk dari arah perusahaan sawit dan pabrik beton. Jalannya juga sempit di beberapa titik. Wajar jadi padat begini,” kata Santi (29), warga yang biasa melintas setiap hari ke tempat kerjanya di Palembang.

Meski demikian, aparat kepolisian dari Satlantas Polres Banyuasin sigap turun tangan. Sejumlah petugas tampak berjaga di titik-titik rawan macet seperti simpang Tanah Kas dan depan kantor UPTD Dinas PU. Mereka mengatur lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan di simpang-simpang jalan.

“Kami atur agar tidak terjadi stuck. Walau padat, kami usahakan agar arus tetap bergerak perlahan,” jelas Aipda Dodi, petugas lalu lintas yang bertugas di lokasi.

Pemerintah Kecamatan Talang Kelapa mengaku telah menerima laporan soal kemacetan tersebut dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Camat Talang Kelapa, H. Andi Saputra, mengatakan pihaknya mendorong percepatan perbaikan jalan dan penataan ulang akses keluar-masuk kendaraan dari perusahaan sekitar.

“Kami sudah ajukan ke Dinas PU dan Dishub agar ada penanganan cepat. Kalau tidak diatur, kemacetan seperti ini bisa terjadi terus,” tegasnya.

Sampai siang hari, kondisi lalu lintas masih padat namun mulai lebih terurai. Kendaraan tetap bergerak walau perlahan, dan tidak sampai terjadi kemacetan total.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan