Ketua DPRD Banyuasin : Kunjungan Kerja ke Yogyakarta untuk Perbandingan Anggaran

Ketua DPRD Banyuasin : Kunjungan Kerja ke Yogyakarta dan Sleman untuk Perbandingan Anggaran--

KORANHARIANBANYUASIN.ID – Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, Abdul Rais, SM, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di media sosial yang mengarah kepadanya mengenai efisiensi perjalanan dinas. 

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran telah dirancang jauh sebelum terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

Menurut Abdul Rais, pembahasan efisiensi anggaran tahun 2025 telah dilakukan sejak tahun sebelumnya. 

"Saat rapat Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada 2024, target yang diharapkan belum tercapai. 

BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Hadirkan Promo Ramadhan, Buka Tabungan Pesirah Raden Dapat Paket Sembako

Oleh karena itu, kami menyesuaikan rencana anggaran 2025, termasuk dalam hal efisiensi," jelasnya.

Abdul Rais juga menjelaskan bahwa kunjungan kerja ke DPRD Kota Yogyakarta dan DPRD Kabupaten Sleman bertujuan untuk mendapatkan referensi dalam menyusun pergeseran anggaran agar lebih tepat sasaran.

 "Langkah ini sejalan dengan tujuh bidang prioritas sebagaimana tertuang dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025 dan Surat Edaran (SE) Kemendagri Nomor 900/833/SJ," tambahnya.

BACA JUGA:Hari Pertama Pesantren Ramadhan, Gelar Dua Lomba di SMPN 1 Banyuasin 1

Menanggapi video yang beredar di media sosial yang memperlihatkan dirinya berbuka puasa di sebuah warung makan di Yogyakarta, Abdul Rais mengaku memahami adanya persepsi negatif di masyarakat.

"Saya dengan penuh kerendahan hati meminta maaf jika hal ini menimbulkan kesalahpahaman," ungkapnya.

Sebagai Ketua DPRD Banyuasin, Abdul Rais menegaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen dalam menjalankan kebijakan efisiensi anggaran sebagaimana diinstruksikan oleh pemerintah pusat.

BACA JUGA:Ratusan Massa Ormas Geruduk DPRD Banyuasin, Tuntut Ketua Abdul Rais Mundur

 "Tidak mungkin bagi saya mengabaikan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 yang dikeluarkan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra yang saya junjung tinggi," ujarnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan