Seberapa Sering Harus Keramas? Kenali Jawabannya Sesuai Jenis Rambutmu!

--Foto freepik

KORANHARIANBANYUASIN.ID - Keramas merupakan bagian penting dalam perawatan rambut.

Namun, frekuensi keramas yang tepat berbeda-beda tergantung pada jenis rambut masing-masing individu.

Terlalu sering mencuci rambut dapat menyebabkan kulit kepala kering dan rambut kehilangan minyak alaminya.

BACA JUGA:Mengungkap Khasiat Daun Urang Aring untuk Menjaga Kesehatan Rambut dan Kulit Kepala

BACA JUGA:Ingin Rambut Bebas Kusut? Kenali 5 Bentuk Sisir dan Cara Pakainya

Sebaliknya, jarang keramas bisa membuat rambut berminyak dan rentan terhadap ketombe.

Berikut adalah panduan frekuensi keramas berdasarkan jenis rambut:

 

1. Rambut Normal

 

BACA JUGA:Bye-Bye Rambut Kering! Begini Cara Merawat Rambut Rusak agar Kembali Berkilau

BACA JUGA:Minyak Kemiri vs. Minyak Kelapa: Rahasia Rambut Lebat Anak yang Sehat

Rambut normal tidak terlalu kering maupun berminyak.

Jika Anda memiliki jenis rambut ini, Anda bisa keramas 2-3 kali seminggu.

Ini cukup untuk menjaga keseimbangan minyak alami rambut tanpa membuatnya kering atau terlalu berminyak.

BACA JUGA:6 Pewarna Rambut Terbaik untuk Menutupi Uban dengan Hasil Tahan Lama

BACA JUGA:Ingin Rambut Lebih Tebal? Ini 7 Serum Rambut untuk Mengatasi Kerontokan

Gunakan sampo ringan dan kondisioner agar rambut tetap sehat dan berkilau.

2. Rambut Berminyak

Jika rambut Anda cepat lepek dan berminyak, Anda mungkin perlu keramas lebih sering.

Rambut berminyak memerlukan keramas setiap hari atau setiap dua hari sekali untuk mengontrol produksi minyak berlebih.

Gunakan sampo ringan yang tidak mengandung terlalu banyak bahan pelembap.

Hindari menggosok kulit kepala terlalu keras karena bisa merangsang produksi minyak lebih banyak.

3. Rambut Kering

Rambut kering cenderung mudah kusut dan rentan patah.

Jika Anda memiliki jenis rambut ini, keramas 1-2 kali seminggu sudah cukup.

Terlalu sering mencuci rambut dapat menghilangkan kelembapan alami yang dibutuhkan rambut.

Gunakan sampo yang mengandung bahan pelembap seperti minyak argan atau lidah buaya, serta tambahkan kondisioner dan hair mask untuk menjaga kelembapan rambut.

4. Rambut Keriting atau Bergelombang

Rambut keriting atau bergelombang biasanya lebih kering dibandingkan rambut lurus karena minyak alami dari kulit kepala sulit menyebar ke seluruh helai rambut.

Oleh karena itu, cukup keramas 1-2 kali dalam seminggu.

Gunakan sampo bebas sulfat agar rambut tidak semakin kering dan selalu aplikasikan kondisioner untuk menjaga kelembapannya.

5. Rambut Berwarna atau Diolah Secara Kimia

Rambut yang telah diwarnai atau mengalami proses kimia seperti pelurusan dan pengeritingan cenderung lebih rapuh dan mudah kering.

Untuk menjaga warna dan kesehatan rambut, keramas 2 kali seminggu sudah cukup.

Pilih sampo khusus rambut berwarna yang bebas sulfat agar warna rambut tidak cepat pudar.

Gunakan juga masker rambut secara rutin untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

6. Rambut Tipis atau Halus

Rambut tipis cenderung lebih cepat berminyak dibandingkan rambut tebal.

Untuk menjaga rambut tetap segar, keramas setiap dua hari sekali adalah pilihan terbaik.

Jika Anda ingin keramas setiap hari, gunakan sampo ringan agar tidak merusak rambut.

Menentukan frekuensi keramas yang ideal bergantung pada jenis rambut dan kondisi kulit kepala.

Jika Anda merasa rambut mulai lepek, bau, atau terasa gatal, itu adalah tanda bahwa rambut perlu dicuci.

Gunakan sampo yang sesuai dengan kebutuhan rambut dan jangan lupa untuk menggunakan kondisioner agar rambut tetap sehat dan berkilau.

 

Dengan mengetahui jenis rambut Anda dan menyesuaikan frekuensi keramas, Anda dapat menjaga kesehatan rambut secara optimal tanpa merusaknya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan