P5 SDN 8 Selat Penuguan, Tanam Kangkung di Lingkungan Sekolah

Panen kangkung di lingkungan sekolah (foto-muk)--

 

KORANHARIANBANYUASIN.ID - Sayuran kangkung yang ditanam beberapa hari lalu, di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Selat Penuguan, Kabupaten Banyuasin sudah dipanen.

Panen perdana dilaksanakan oleh warga sekolah pada Senin, 9 Desember 2024 bersama-sama, sebagai bentuk kegiatan kewirausahaan.

Kegiatan tersebut merupakan inplementasi Kurikulum Merdeka di kembangkan oleh SDN 8 Selat Penuguan pada kewirausahaan dalam Projek Penguatan Profil  Pelajar Pancasila (P5).

BACA JUGA:Pj Bupati Kunjungi TK Adhyaksa VII

BACA JUGA:PAS/ASAS di SMPN 1 Suak Tapeh Berbasis Android

Peserta didik diberi kesempatan untuk mempelajari hal-hal yang ada disekitar lingkungannya dengan landasan 6 elemen profil pelajar Pancasila.

6 elemen tersebut yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, mandiri, bergotong-royong, berkebinekaan global, bernalar kritis, dan kreatif.

"Project P5 kelas 4 SDN 8 Selat Penuhuan, mengusung tema kewirausahaan dengan kegiatan menanam kangkung di lahan yang sempit," jelas Kepala SDN 8 Selat Penuguan, Ruslan SPd MPd.

BACA JUGA:Rekonsiliasi BOSP dan Advokasi Pendidikan Inklusif Bergulir di Kecamatan Air Salek

BACA JUGA:P5 SDN 6 Sumber Marga Telang, Peserta Didik Diajari Membuat Bunga dari Bahan Bekas

Kerwirausahaan tanam sayur kangkung juga merealisasikan gerakan tanam sayur (Gertas) diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Disdikbud Banyuasin.

Perlu diketahui, langkung merupakan sayuran  yang dapat tumbuh subur di setiap tempat. Kangkung dapat beradaptasi dengan kondisi iklim di wilayah Selat Penuguan yang beragam.

Hal inilah yang memberikan semangat bagi siswa untuk membangun kewirausahaan penanaman kangkung, salah satu P5 pada implementasi kurikulum merdeka 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan