Kondisi ini sering terjadi pada individu yang mengalami obesitas, yang pada akhirnya bisa meningkatkan risiko gangguan hormonal dan penyakit seperti kanker payudara.
3. Paparan Xenoestrogen dari Lingkungan
Xenoestrogen adalah senyawa kimia yang dapat meniru efek estrogen dalam tubuh.
Senyawa ini terdapat dalam plastik, pestisida, kosmetik, dan produk perawatan tubuh tertentu.
Paparan yang terus-menerus dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan meningkatkan kadar estrogen secara signifikan.
4. Disfungsi Hati
Hati berperan dalam metabolisme dan pembuangan hormon berlebih, termasuk estrogen.
Jika hati tidak berfungsi dengan baik akibat penyakit atau pola hidup yang buruk (seperti konsumsi alkohol berlebihan), tubuh akan kesulitan membuang kelebihan estrogen, yang kemudian menumpuk dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.
5. Stres Berlebihan
Ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan menghasilkan lebih banyak kortisol (hormon stres).
Produksi kortisol yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan hormon lain, termasuk estrogen.
Stres yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan gangguan menstruasi dan masalah reproduksi lainnya.
6. Penggunaan Obat-obatan Tertentu
Beberapa obat, seperti pil kontrasepsi dan terapi hormon pengganti, mengandung estrogen dalam dosis tinggi.
Jika digunakan dalam jangka panjang atau tanpa pengawasan medis, obat-obatan ini dapat menyebabkan peningkatan kadar estrogen dalam tubuh dan menimbulkan efek samping seperti pembekuan darah dan peningkatan risiko kanker.
7. Gangguan Tiroid