Ana/Tiwi Terhenti, Putri KW Jadi Satu-satunya Harapan Indonesia di Semifinal

Sabtu 30 Aug 2025 - 06:51 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Apriyanti

Rin/Kie memanfaatkan peluang itu dengan efektif dan menutup gim pertama dengan skor 15-21.

Memasuki gim kedua, Ana/Tiwi mencoba bangkit dengan strategi berbeda.

Mereka lebih banyak mengandalkan reli panjang untuk mengurangi peluang lawan menyerang.

Upaya tersebut sempat berhasil menahan agresivitas Rin/Kie, bahkan pasangan Indonesia unggul tipis di awal gim.

Namun, pasangan Jepang tampil semakin percaya diri dan sabar dalam membongkar pertahanan Ana/Tiwi.

Serangan demi serangan mereka lancarkan, terutama dengan variasi pukulan drive dan smes menyilang yang sulit diantisipasi.

Meski Ana/Tiwi berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan, pertahanan yang rapuh membuat lawan dengan mudah menembus barisan mereka.

Alhasil, Rin/Kie kembali mendominasi menjelang akhir pertandingan dan memastikan kemenangan dengan skor 16-21.

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Ana/Tiwi.

Dari segi permainan, mereka sebenarnya mampu mengimbangi lawan, tetapi faktor konsistensi dan fokus di momen-momen krusial masih menjadi kelemahan.

Pelatih ganda putri tentu perlu memberi evaluasi khusus agar Ana/Tiwi lebih matang dalam menghadapi tekanan, terutama di turnamen besar seperti World Championships.

Tentu saja, ini menjadi penampilan Ana/Tiwi di BWC 2025 sebagai pasangan lantaran keduanya akan segera resmi dipisah dan akan memiliki masing-masing pasangan baru.

Dengan hasil ini, Indonesia kehilangan seluruh wakilnya di sektor ganda putri.

Satu-satunya harapan Merah Putih untuk melangkah lebih jauh kini ada di sektor tunggal putri lewat Putri Kusuma Wardani yang sukses menyingkirkan Pusarla V. Sindhu dan melaju ke semifinal.

Meski langkah Ana/Tiwi terhenti, perjuangan mereka patut diapresiasi.

Keberhasilan mereka mencapai perempat final dan mengalahkan pasangan unggulan dunia menunjukkan potensi besar untuk bersinar di masa depan.

Kategori :