Disbunnak Kabupaten Banyuasin Cek ke Lapangan, Ini Hasilnya !

Minggu 14 Apr 2024 - 11:43 WIB
Reporter : Yanti
Editor : Yanti

Di samping itu faktor predisposisi seperti imun ternak yang sedang drop, faktor stress, kelelahan dan juga pengangkutan dapat menjadikan faktor penularan infeksi.

Mengingat ketersediaan vaksin kosong, pihanya melakukan pemberian bantuan obat-obatan dan desinfektan untuk desa sekitar sebagai pencegahan dan penerapan aspek biosekuritu penyakit SE.

Penyakit Septicaemia Epizootica (SE), juga dikenal sebagai Pasteurellosis Multocida, adalah penyakit infeksi bakteri yang mempengaruhi hewan.

Terutama ternak seperti sapi, domba, kambing, dan babi. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri pasteurella multocida.

Lantas bagaimana ciri-ciri atau gejala yang disebabkan penyakit SE ini, berikut penjelasannya !

1. Gejala ngorok

Pada stadium awal/terminal gejala klinis penyakit SE menunjukan gejala ngorok (mendengkur).

Di samping itu adanya pembengkakan ataupun busung di daerah mandibular (rahang) ternak dan leher bagian bawah.

2. Wabah Musiman

Kebanyakan wabah ini timbul pada saat musiman, terutama di musim penghujan atau peralihan musim.

Di samping itu faktor predisposisi seperti imun ternak yang sedang lemah, faktor stress, kelelahan dan juga pengangkutan dapat menjadikan faktor penularan infeksi penyakit SE.

Kebanyakan wabah ini timbul pada saat musiman, terutama di musim penghujan atau peralihan musim.

3. Penularan

Penularan lainnya dapat juga terjadi melalui ekskreta (air liur, Kemih dan feses/kotoran) ternak.

Serta lalu lintas ternak sebagai penyebaran awalnya yang di duga dari daerah atau kabupaten lain yang lebih dulu terkena serangan SE karena lokasi yang berseberangan.***

Kategori :