Mengapa Kentut Berbau? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Kentut yang berbau tidak sedap umumnya disebabkan oleh kandungan gas belerang yang dihasilkan dari makanan dan proses pencernaan.--Foto freepik

Kentut yang terlalu sering dan berbau menyengat juga bisa menjadi tanda gangguan pencernaan, seperti:

Intoleransi laktosa, yang menyebabkan fermentasi berlebihan di dalam usus.

Sindrom iritasi usus (IBS), yang memengaruhi pola pencernaan dan produksi gas.

Infeksi usus atau gangguan mikrobiota, yang mengubah komposisi bakteri dalam pencernaan.

Jika kentut berbau busuk disertai gejala lain seperti diare atau sakit perut, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

5. Cara Mengurangi Bau Kentut

Untuk mengurangi bau kentut, beberapa cara yang bisa dilakukan adalah:

Mengurangi konsumsi makanan tinggi belerang jika sering mengalami kentut berbau.

Memperbanyak serat dan air agar pencernaan lebih lancar.

Menghindari makan terlalu cepat untuk mengurangi udara yang tertelan.

Mengelola stres, karena stres bisa memengaruhi pencernaan dan produksi gas.

Kentut yang berbau tidak sedap umumnya disebabkan oleh kandungan gas belerang yang dihasilkan dari makanan dan proses pencernaan.

Meskipun wajar, bau kentut yang sangat menyengat dan berlebihan bisa menjadi tanda gangguan pencernaan.

Dengan mengatur pola makan dan gaya hidup, bau kentut bisa dikurangi agar tidak terlalu mengganggu.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan