Fakta atau Mitos? Benarkah Air Fryer Bisa Menyebabkan Kanker?

--
BACA JUGA:Dari Kanker hingga Diabetes: 7 Penyakit yang Bisa Dibantu oleh Daun Sirsak
Kekhawatiran terkait kanker muncul karena metode memasak dengan suhu tinggi dapat menghasilkan senyawa berbahaya, seperti:
1. Akrolein
Akrolein adalah senyawa yang dapat terbentuk saat lemak dan minyak dipanaskan dalam suhu tinggi, termasuk dalam air fryer.
Senyawa ini dapat bersifat iritan dan berpotensi berbahaya jika terhirup dalam jumlah banyak.
2. Heterosiklik Amin (HCA) dan Hidrokarbon Aromatik Polisiklik (PAH)
HCA dan PAH biasanya terbentuk saat daging dimasak dalam suhu tinggi, seperti dipanggang atau digoreng.
Senyawa ini dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.
Namun, dalam penggunaan air fryer, pembentukan HCA dan PAH cenderung lebih rendah dibandingkan metode penggorengan atau pemanggangan langsung di atas api.
3. Akrilamida
Akrilamida adalah senyawa yang terbentuk saat makanan yang kaya karbohidrat (seperti kentang) dimasak pada suhu tinggi, terutama di atas 120°C.
Senyawa ini diduga bersifat karsinogenik (memicu kanker) berdasarkan penelitian pada hewan.
Air fryer tetap dapat menghasilkan akrilamida, tetapi jumlahnya bervariasi tergantung pada suhu dan jenis makanan yang dimasak.
Apakah Air Fryer Berbahaya?
Penggunaan air fryer tidak otomatis menyebabkan kanker, tetapi ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan: