Ana/Tiwi Terhenti, Putri KW Jadi Satu-satunya Harapan Indonesia di Semifinal

Ana/Tiwi terhenti di perempat final BWC 2025 setelah kalah straight game dari ganda putri Jepang, Sabtu 30 Agustus 2025, dini hari.--Foto PBSI
BACA JUGA:Hasil BWC 2025: Fajar/Rian Kalah Tiga Gim, Ganda Putra Indonesia Tanpa Wakil di Perempat Final
Rin/Kie memanfaatkan peluang itu dengan efektif dan menutup gim pertama dengan skor 15-21.
Memasuki gim kedua, Ana/Tiwi mencoba bangkit dengan strategi berbeda.
Mereka lebih banyak mengandalkan reli panjang untuk mengurangi peluang lawan menyerang.
Upaya tersebut sempat berhasil menahan agresivitas Rin/Kie, bahkan pasangan Indonesia unggul tipis di awal gim.
Namun, pasangan Jepang tampil semakin percaya diri dan sabar dalam membongkar pertahanan Ana/Tiwi.
Serangan demi serangan mereka lancarkan, terutama dengan variasi pukulan drive dan smes menyilang yang sulit diantisipasi.
Meski Ana/Tiwi berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan, pertahanan yang rapuh membuat lawan dengan mudah menembus barisan mereka.
Alhasil, Rin/Kie kembali mendominasi menjelang akhir pertandingan dan memastikan kemenangan dengan skor 16-21.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Ana/Tiwi.
Dari segi permainan, mereka sebenarnya mampu mengimbangi lawan, tetapi faktor konsistensi dan fokus di momen-momen krusial masih menjadi kelemahan.
Pelatih ganda putri tentu perlu memberi evaluasi khusus agar Ana/Tiwi lebih matang dalam menghadapi tekanan, terutama di turnamen besar seperti World Championships.
Tentu saja, ini menjadi penampilan Ana/Tiwi di BWC 2025 sebagai pasangan lantaran keduanya akan segera resmi dipisah dan akan memiliki masing-masing pasangan baru.
Dengan hasil ini, Indonesia kehilangan seluruh wakilnya di sektor ganda putri.
Satu-satunya harapan Merah Putih untuk melangkah lebih jauh kini ada di sektor tunggal putri lewat Putri Kusuma Wardani yang sukses menyingkirkan Pusarla V. Sindhu dan melaju ke semifinal.