Dua SDN di Makarti Jaya dapat Pengimbasan Pendidikan Inklusif

Para guru didua sekolah mengikuti pendampingan pendidikan inklusif (foto-muk)--

KORANHARIANBANYUASIN.ID - Pengimbasan dan Pengisian Instrumen Pendidikan Inklusif diinisiasi oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Makarti Jaya, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Pengimbasan dilakukan selama tiga hari terhitung sejak Sabtu, 31 Agustus hingga 2 September 2025 kepada guru di satuan pendidikan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 dan 19 Makarti Jaya.

"Masing satuan pendidikan mengirim wakil guru untuk mengikuti kegiatan pengimbasan kompetensi pendidik pada penyelenggara  satuan pendidikan inklusif, agar mereka paham tentang pola mengajar anak berkebutuhan khusus," kata Kprwil Disdikbid Lagiman SPd MSi.

BACA JUGA:Besok! Disdik Sumsel Instruksikan Pelajar di Sumsel Ikuti Pembelajaran Daring

BACA JUGA:36 Guru Ikuti Pendampingan Pendidikan Inklusif

Dia menyampaikan melalui kegiatan tersebut untuk menjawab tantangan guru-guru di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif agar mereka mampu melayani keragaman peserta didik dikelasnya masing-masing.

Termasuk juga untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang konsep keberagaman peserta didik, konsep dasar pendidikan inklusif dan sistem layanan pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Lalu, untuk meningkatkan dan memberikan pengalaman langsung kepada guru untuk melakukan identifikasi, menyusun asesmen dan planning matrix, serta membuat program pembelajaran individual (PPI). 

BACA JUGA:SDN 6 Suak Tapeh Memberikan Hadiah pada Pemenang Lomba Menghias Kelas

"Kegiatan pengimbasan kompetensi pendidik pada pada penyelenggara satuan pendidikan inklusif sangat penting untuk diselenggarakan, karena untuk pemerataan pendidikan inklusif di jenjang SD," pungkas dia. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan