Bahaya Tersembunyi di Balik Kerokan: Mitos atau Fakta?

--

Banyak orang yang merasa lebih baik setelah kerokan dan menganggapnya sebagai obat yang efektif untuk masuk angin.

Fakta:

Kerokan memang bisa membantu meningkatkan aliran darah di permukaan kulit dan memberikan sensasi rileks.

Namun, efeknya hanya bersifat sementara.

Masuk angin sendiri sebenarnya bukan istilah medis, tetapi lebih merujuk pada kondisi tubuh yang kelelahan, kedinginan, atau mengalami gejala seperti meriang dan pegal.

Jika penyebabnya adalah infeksi virus atau bakteri, kerokan tidak akan menyembuhkannya.

Mitos: Kerokan Tidak Memiliki Efek Samping

Sebagian orang menganggap kerokan sebagai metode yang aman dan tanpa risiko.

Fakta:

Meskipun umumnya aman, kerokan tetap memiliki potensi efek samping, terutama jika dilakukan terlalu sering atau dengan tekanan yang terlalu keras.

Beberapa efek sampingnya antara lain:

- Luka dan infeksi: Gesekan berulang bisa menyebabkan iritasi kulit dan bahkan luka terbuka yang rentan terhadap infeksi.

- Pembuluh darah pecah: Pada beberapa kasus, kerokan yang terlalu kuat bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah yang lebih besar, berisiko memicu memar parah.

- Meningkatkan risiko gangguan pembuluh darah: Orang dengan kondisi tertentu, seperti diabetes atau gangguan pembekuan darah, sebaiknya menghindari kerokan karena dapat memperburuk kondisi mereka.

Mitos: Kerokan Bisa Menyebabkan Ketergantungan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan