Fakta Menakjubkan Berang-Berang, Si Insinyur Alam yang Tak Butuh Kompas

Berang-berang--
KORANHARIANBANYUASIN.ID - Berang-berang dikenal sebagai salah satu hewan pengerat yang sangat cerdas dan terampil dalam membangun bendungan.
Namun, di balik kemampuannya itu, tersimpan banyak fakta unik yang membuat hewan ini begitu mengagumkan.
Salah satu kemampuan paling menakjubkan dari berang-berang adalah insting alaminya dalam menebang pohon.
BACA JUGA:Mengungkap Troides Raja, Kupu-kupu Langka dari Hutan Papua
BACA JUGA:Mengungkap Rahasia Kura-Kura Matahari, Spesies Langka dari Asia Tenggara
Mereka tidak hanya sekadar menggigit batang hingga tumbang, tetapi juga menunjukkan perilaku yang mencerminkan kewaspadaan dan perhitungan.
Saat berang-berang menggigit pohon, mereka akan berhenti mengunyah sesekali untuk mendengarkan suara retakan atau perubahan kecil yang terjadi di batang pohon.
Suara-suara ini menjadi petunjuk penting bagi mereka untuk mengetahui seberapa dalam gigitannya, serta kapan pohon akan mulai roboh.
BACA JUGA:7 Hewan Langka di Indonesia yang Berada di Ambang Kepunahan
BACA JUGA:Fakta Menarik Fairy Pinky Armadillo, Hewan Langka dari Argentina
Hebatnya lagi, berang-berang juga mampu memperkirakan ke mana arah jatuhnya pohon.
Hal ini memungkinkan mereka menghindari risiko tertimpa batang yang sedang tumbang.
Naluri dan kepekaan yang luar biasa ini membantu berang-berang bertahan hidup sekaligus menjalankan tugas pentingnya dalam ekosistem.
BACA JUGA:Sturgeon, Ikan Purba Penghasil Kaviar Termahal di Dunia
BACA JUGA:Fakta Unik Ikan Kakaktua: Dari Gigi Terkuat hingga Kemampuan Membuat Pasir
Fakta lain yang tak kalah menarik, berang-berang adalah arsitek alami yang hebat.
Mereka membangun bendungan dan pondok dari kayu, lumpur, serta batu kecil untuk menciptakan kolam tenang.
Bendungan ini sangat penting bagi mereka karena berfungsi sebagai perlindungan dari predator dan juga tempat penyimpanan makanan.
Proyek pembangunan ini dilakukan dengan sangat terorganisir, seolah-olah mereka memiliki cetak biru yang sudah tertanam dalam instingnya.
Berang-berang juga sangat menjaga kebersihan rumahnya.
Mereka memastikan bahwa pintu masuk ke pondok mereka berada di bawah permukaan air, sementara bagian dalamnya tetap kering.
Di dalam pondok tersebut, terdapat ruang khusus untuk tidur dan menyimpan makanan.
Semua ini dibangun dengan ketelitian tinggi, membuat banyak ilmuwan kagum terhadap kecerdasan hewan ini.
Selain kemampuan membangun dan insting tajam, berang-berang juga dikenal sebagai hewan sosial.
Mereka hidup dalam kelompok keluarga kecil dan saling bekerja sama untuk membangun dan mempertahankan rumah mereka.
Anak-anak berang-berang tinggal bersama induknya hingga usia dua tahun sebelum akhirnya membentuk keluarga sendiri.
Tak hanya itu, berang-berang juga memiliki sistem komunikasi yang kompleks.
Mereka menggunakan berbagai suara seperti mendesis, mencicit, dan bahkan memukul ekor mereka ke permukaan air sebagai bentuk peringatan terhadap bahaya.
Dengan semua kemampuan luar biasa ini, tak heran jika berang-berang sering disebut sebagai salah satu hewan paling cerdas di dunia hewan pengerat.
Mereka bukan hanya sekadar makhluk lucu dengan bulu lebat dan ekor pipih, tetapi juga pekerja keras dan ahli strategi yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sungai.
Berang-berang mengajarkan kita bahwa dengan kerja sama, kewaspadaan, dan perencanaan yang baik, kita bisa membangun lingkungan yang aman dan berkelanjutan.