Bahaya Nasi Hangat untuk Penderita Diabetes: Fakta yang Harus Anda Tahu

Bagi penderita diabetes, nasi hangat bukan pilihan terbaik karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah akibat indeks glikemiknya yang tinggi.--
KORANHARIANBANYUASIN.ID - Nasi merupakan makanan pokok yang tidak terpisahkan dari budaya makan masyarakat Indonesia.
Meski menjadi sumber energi utama, nasi, terutama yang masih hangat, kurang dianjurkan untuk penderita diabetes.
Alasannya berkaitan dengan kandungan indeks glikemik yang tinggi serta dampaknya terhadap kadar gula darah.
BACA JUGA:Dari Kanker hingga Diabetes: 7 Penyakit yang Bisa Dibantu oleh Daun Sirsak
BACA JUGA:5 Buah dengan Kandungan Gula Tinggi, Penderita Diabetes Wajib Waspada!
Artikel ini akan membahas mengapa nasi hangat tidak baik bagi penderita diabetes dan alternatif yang lebih sehat.
Hubungan Nasi Hangat dengan Diabetes
Nasi yang baru dimasak atau masih hangat memiliki kandungan pati yang lebih mudah dicerna tubuh.
BACA JUGA:Bawang Dayak: Solusi Alami untuk Diabetes, Kolesterol, dan Gangguan Pencernaan
BACA JUGA:Kandungan Ajaib Singkong untuk Penderita Kolesterol Tinggi dan Diabetes
Proses pencernaan yang cepat ini menghasilkan lonjakan glukosa dalam darah karena tubuh mengubah pati menjadi gula dengan sangat cepat.
Indeks glikemik nasi hangat tergolong tinggi, yakni sekitar 72-88 tergantung jenis berasnya.
Penderita diabetes harus menjaga kadar gula darah tetap stabil agar tidak memicu komplikasi seperti kerusakan pembuluh darah, gangguan ginjal, atau masalah jantung.
BACA JUGA:Manfaat Belimbing Wuluh bagi Penderita Diabetes: Turunkan Gula Darah secara Alami