Keutamaan Puasa Syawal dan Waktu Terbaik untuk Melaksanakannya

Senin 31 Mar 2025 - 10:13 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Apriyanti

Memanfaatkan momentum semangat Ramadan agar tidak menunda-nunda hingga akhirnya melewatkan kesempatan puasa enam hari ini.

Namun, ini bukan kewajiban. Jika seseorang memiliki alasan tertentu, ia boleh menundanya.

2. Dilaksanakan Secara Berurutan atau Terpisah

Puasa Syawal dapat dilakukan secara berurutan selama enam hari berturut-turut atau dilakukan secara terpisah dalam bulan Syawal.

Keduanya tetap mendapat keutamaan sebagaimana disebutkan dalam hadis.

Sebagian ulama berpendapat bahwa lebih utama melakukannya secara berurutan agar lebih cepat meraih keutamaannya.

Namun, jika seseorang memiliki kesibukan atau kondisi tertentu, boleh saja menjalankannya secara terpisah.

3. Mengqadha Puasa Ramadan Terlebih Dahulu

Bagi yang memiliki utang puasa Ramadan, apakah harus mengqadha dahulu atau boleh langsung puasa Syawal?

Pendapat mayoritas ulama menyatakan bahwa lebih utama mengqadha puasa Ramadan terlebih dahulu sebelum melaksanakan puasa Syawal.

Ini karena puasa Ramadan adalah kewajiban, sedangkan puasa Syawal hukumnya sunnah.

Sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa boleh menjalankan puasa Syawal terlebih dahulu, terutama jika waktu untuk mengqadha masih panjang.

Namun, jika memungkinkan, lebih baik menyelesaikan qadha terlebih dahulu, lalu melaksanakan puasa Syawal sebelum bulan Syawal berakhir.

4. Batas Akhir Pelaksanaan Puasa Syawal

Puasa Syawal harus dilakukan dalam rentang waktu bulan Syawal, yaitu hingga tanggal 30 Syawal.

Jika seseorang belum menyelesaikan enam hari puasa hingga akhir Syawal, maka ia tidak bisa menggantinya di bulan lain karena keutamaan puasa Syawal hanya berlaku di bulan tersebut.

Kategori :