3 Jenis Sayuran Ini Sebaiknya Tidak Digoreng

--Foto freepik
BACA JUGA:Cegah Pengapuran dan Saraf Kejepit di Usia 30-an dengan 6 Langkah Ini!
Meningkatkan Risiko Senyawa Berbahaya: Kubis mengandung senyawa glukosinolat yang dapat berubah menjadi goitrogen.
Jika digoreng dengan minyak yang sudah dipakai berulang kali, ada potensi terbentuknya senyawa berbahaya yang dapat berdampak pada kesehatan tiroid.
Tekstur dan Rasa Berubah: Kubis yang digoreng akan menjadi layu dan berminyak, sehingga kurang nikmat dibandingkan jika dikonsumsi dengan cara direbus atau ditumis sebentar.
2. Brokoli
Brokoli terkenal sebagai salah satu sayuran sehat yang mengandung banyak serat, antioksidan, dan vitamin C.
Namun, proses menggoreng bisa merusak kandungan baik dalam brokoli karena alasan berikut:
Hilangnya Antioksidan: Brokoli kaya akan sulforaphane, senyawa antioksidan yang berperan dalam melawan kanker.
Saat digoreng dalam suhu tinggi, kandungan ini bisa hilang atau berkurang drastis.
Menyerap Minyak Berlebih: Tekstur brokoli yang berongga membuatnya mudah menyerap minyak saat digoreng.
Ini dapat meningkatkan kadar lemak dalam makanan dan berkontribusi terhadap masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi dan obesitas.
Menjadi Pahit: Proses penggorengan bisa mengubah rasa brokoli menjadi lebih pahit dan kurang lezat dibandingkan saat dikukus atau direbus sebentar.
3. Terong
Terong adalah sayuran yang sering diolah dengan berbagai cara, termasuk digoreng.
Meski begitu, menggoreng terong bukan pilihan terbaik karena: