Mengungkap Rahasia Pernikahan Hantu: Keterhubungan Spiritual dan Budaya di China

Pernikahan hantu memiliki akar yang dalam dalam sejarah dan budaya China, yang berasal dari kepercayaan tradisional dan praktik spiritual. --Foto hipwee
Pernikahan hantu umumnya dilakukan dengan ritual yang mirip dengan pernikahan hidup, namun dengan beberapa perbedaan yang signifikan. Berikut adalah beberapa aspek umum dari ritual ini:
- Penentuan Pasangan
Keluarga yang ingin mengadakan pernikahan hantu biasanya akan mencari "pasangan" yang telah meninggal melalui jasa perantara atau dukun.
Pasangan ini akan dipilih berdasarkan kriteria tertentu, seperti status sosial atau latar belakang keluarga.
- Upacara dan Ritual
Upacara pernikahan hantu melibatkan berbagai ritual, termasuk pemanggilan roh, pembacaan doa, dan pemberian hadiah simbolis.
Meskipun pasangan yang "menikah" tidak hadir secara fisik, mereka diwakili oleh boneka atau foto.
- Perayaan
Setelah upacara, biasanya ada perayaan kecil dengan hidangan dan perayaan yang diadakan untuk menghormati roh dan merayakan "pernikahan" tersebut.
Perubahan dan Kontroversi di Era Modern
Pernikahan hantu menjadi semakin jarang dilakukan di era modern, terutama karena perubahan pandangan sosial dan keagamaan.
Di China modern, banyak orang mulai meragukan keabsahan dan relevansi praktik ini.
Selain itu, perubahan sosial dan ekonomi, serta modernisasi yang pesat, membuat praktik tradisional seperti pernikahan hantu semakin sulit untuk dipertahankan.
Namun, meskipun tidak umum, pernikahan hantu masih dapat ditemukan di beberapa daerah pedesaan di China, terutama di kalangan keluarga yang sangat mematuhi tradisi dan kepercayaan lama.
Beberapa alasan mengapa praktik ini masih ada antara lain: